Salah satunya lawan Naruto yang paling dahulu mempunyai peluang untuk membunuhnya – kenapa ia tidak?

      Comments Off on Salah satunya lawan Naruto yang paling dahulu mempunyai peluang untuk membunuhnya – kenapa ia tidak?

Pada salah satunya visi ninja-in-training team yang paling dahulu di Naruto, mereka ditugaskan membuat perlindungan pembikin bridgem. Preman yang dicarter Gato. Sementara Naruto, Sasuke, Sakura dan Kakashi sukses bela diri dan client mereka dari Zabuza dan partnernya Haku, sesaat saat sebelum mereka berjumpa kembali.

Salah satunya lawan Naruto yang paling dahulu mempunyai peluang untuk membunuhnya – kenapa ia tidak?

Di tepian dusun di mana team tujuh menyembuhkan diri, Naruto putuskan telah saatnya untuk mengetes ketrampilannya yang tetap semakin bertambah. Pada proses kepelatihan, dia overdoes dan jatuh tidak sadarkan diri di rimba tempat Haku kumpulkan ramuan untuk mengobati Zabuza. Sementara Haku mempunyai tiap peluang untuk keluarkan ninja yang tidak berprasangka buruk, dia memilih untuk selamatkan hidup Naruto dan bicara dengannya sebagai tukarnya. Ini membuat beberapa fans kebingungan dengan keputusan Haku – berikut kenapa ia pada akhirnya biarkan Naruto hidup.

Untuk pahami keputusan Haku, penting untuk ketahui latar belakangnya. Haku lahir dalam suatu dusun kecil di tanah air. Ibunya mempunyai dan melalui kekuatan Kekkei Genkai, yang paling ditakutkan dalam wilayah sekelilingnya karena turunan garis turunan ini kerap dipakai sebagai tentara bayaran dalam Perang Ninja Besar Ke-3 . Masa lalu pertarungan menakutkan ini dan beberapa orang yang sudah kehilangan nyawa mengakibatkan beberapa orang mempunyai kedengkian yang dalam untuk siapa saja yang menggenggam kekuatan ini.

Dengan pengetahuan ini, ibu Haku memilih untuk tidak memberitahu suaminya mengenai Kekkei Genkai – atau putranya mewariskan itu. Saat Haku pada akhirnya bisa memakai kekuatannya, ia dengan senang akan memperlihatkan ke ibunya. Tetapi, ia membentaknya karena ini, takut jika orang -orang di dusun akan mencelakakan mereka berdua bila mereka diketemukan. Tanpa setahu mereka, ayah Haku menyaksikan perlakuan ini dan, pada kondisi ketakutan, membunuh istrinya dan berniat lakukan hal sama ke putranya; Tetapi, Haku bela diri dan membunuh ayahnya pada proses itu.

Saat ini yatim piatu, Haku turun ke jalan dan mau tak mau bertahan hidup lewat makan tersisa makanan dari tempat sampah. Zabuza nakal terjadi di Haku dan, kasihan pada anak kecil itu, tawarkan untuk latihnya dengan Shinobi. Mulai sejak ini, Haku mempersembahkan hidupnya untuk Zabuza dan arah jadi “senjata” yang prima.

Tetapi, Haku tak pernah jadi mesin pembunuh yang ia yakin. Kebalikannya, dia tidak menyenangi keperluannya untuk membunuh seseorang dalam pertarungan dan peranan yang dia permainkan sebagai alat dalam gudang senjata tuannya. Walau Haku benar-benar setia ke Zabuza, dan dalam beberapa hal menyukainya sebagai seorang ayah, ia lakukan penawarannya karena menghargai selamatkan hidupnya dan minimnya keyakinan diri.

Sesudah mendapati Naruto tidak sadar diri di rimba – sesudah terlalu berlebih dengan kepelatihan satu kali lagi – Haku sesaat menimbang untuk membunuhnya. Tetapi, sama dengan ia akan membuat kepindahnya, ia memilih untuk menggugahnya. Sementara dampak Zabuza sebelumnya ambil kendalian atas Haku, karakternya yang tanpa kekerasan menang dan memungkinkan untuk menggantikan emosinya.

Periode kecil Haku yang mengusik tidak disangsikan kembali mempunyai sisi besar dalam keputusan ini dan pemikiran terus-menerus yang ia punyai untuk Shinobi muda. Sementara cuma sekian tahun yang pisahkan ke-2 nya, Haku condong membenci ide mencederai orang muda semacam itu. Disamping itu, membunuh Naruto dengan langkah ini cuma akan mengonfirmasi ketakutan yang dipunyai ayahnya mengenai garis turunannya, yang dihubungkan dengan pembunuh yang terbunuh dengan langkah ini. Berusaha secara terbuka dan dengan kehormatan peluang sebagai kebijakan yang dipandang Haku, dan untuk tinggalkan cita -cita ini untuk keuntungan taktis kecil tidak logis.

Saat Naruto dan pertarungan paling akhir geng menantang Zabuza dan Haku terjadi, ketaksukaan Haku akan mati jadi terang saat ia minta untuk menantang shinobi muda dibanding tuannya, Kakashi. Sementara Zabuza terima ini, ia mengaku jika kemauan Haku untuk melakukan datang dari kemauannya untuk selamatkan Naruto dan Sasuke. Ini diverifikasi saat ia melempar jarumnya ke wilayah von-vital saat menantang mereka, memperlihatkan jika maksudnya untuk mengalahkan dibanding merusak. Apalagi, sama seperti yang diperlihatkan Kakashi ke tersisa Team Tujuh, senjata opsi Haku (Senbon) mempunyai “kekuatan rendah untuk membunuh”.

Walau pembunuhan bukan opsi yang dicintai untuk Haku, dia akan lakukan apa untuk membuat perlindungan tuannya. Walau Naruto kemungkinan tidak dipandang seperti teror, Kakashi memang demikian. Andaikan ia ada di status yang serupa dengan Naruto, ada peluang jika kejadian akan dimainkan secara berlainan.

 

Baca Anime di westmanga