Rumahmu Berada di Kawasan Banjir? Ikuti Tips di bawah Ini Agar Terhindar dari Banjir

      Comments Off on Rumahmu Berada di Kawasan Banjir? Ikuti Tips di bawah Ini Agar Terhindar dari Banjir

Kaleidoskop 2021: Deretan Banjir Besar yang Melanda Indonesia

Memiliki rumah yang berada di kawasan banjir tentunya membuat kalian sebagai pemilik rumah menjadi lebih khawatir ketika hujan lebat datang. Tidak jarang rumah mengalami kebanjiran jika curah hujan yang turun lebih besar dibandingkan biasanya, belum lagi terdapat faktor lain yang menyebabkan banjir. Untuk itu jika kalian ingin mencegah terjadinya banjir, kalian dapat ikuti beberapa tips cara mencegah banjir di bawah ini.

  1. Tidak membuang sampah ke sungai dan atau selokan

Hal yang paling sederhana dan dapat dilakukan oleh semua orang adalah tidak membuang sampah ke sungai atau selokan. Menjaga kebersihan sungai atau selokan adalah hal yang amat penting. Selain untuk kebersihan lingkungan, dengan begitu dapat mencegah terjadinya banjir.

Sungai dan selokan yang tetap bersih akan mampu menampung debit air tinggi ketika hujan datang. Sayangnya, masih ada orang yang suka membuang sampah ke sungai dan selokan sehingga membuat sungai dan selokan tidak dapat menampung air dengan maksimal, penyebabnya adalah banjir. Oleh karena itu, langkah sederhana ini dapat dimulai dari diri sendiri.

  1. Hindari membuat bangunan di pinggir sungai

Alangkah lebih baiknya jika ingin membangun rumah atau bangunan tidak berada di pinggir sungai, mengapa? Karena dengan begitu, akan mempersempit sungai sehingga sungai tidak mampu bekerja dengan maksimal untuk menampung debit air. Selain itu juga, dengan membuat bangunan di pinggir sungai akan menambah potensi terkena banjir lebih mudah dibandingkan bangunan lain yang berada jauh dari sungai.

Potensi sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai pun akan lebih besar jika berada di pinggir sungai. Jangan sampai menjadi seseorang yang menyebabkan terjadinya banjir. Untuh itu lebih baik menghindari sejak awal.

  1. Melakukan tebang pilih dan reboisasi

Tidak semua pohon dapat ditebang. Oleh karena itu, tebang pilih adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Tidak lupa setelah menebang pohon, sebaiknya menanam kembali pohon yang baru atau disebut dengan istilah reboisasi. Ketika melakukan reboisasi utamakan pohon yang ditanam adalah pohon yang memiliki akar besar agar dapat menyerap air dengan cepat.

Jika membiarkan lahan menjadi kosong setelah melakukan penebangan, maka besar kemungkinan akan terjadi banjir karena tidak ada media yang dapat menyerap air dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan reboisasi agar mencegah terjadinya banjir.

  1. Memperluas lahan terbuka hijau

Daerah perkotaaan yang jauh dari hutan menyebabkan sedikitnya lahan terbuka hijau. Padahal dengan banyaknya lahan terbuka hijau akan menambah resapan air di perkotaan agar terhindar dari banjir.

Walaupun perkotaan lebih banyak bangunan dibandingan dengan lahan terbuka hijau, sebaiknya daerah perkotaan tetap memperhatikan lahan terbuka hijau dengan menanam berbagai pohon yang baik untuk menyerap air setelah melakukan pembangunan.

  1. Menjaga dan membersihkan saluran air secara rutin

Perawatan saluran air dengan rutin membersihkannya dapat mencegah terjadinya banjir. Hal ini dapat dilakukan dengan cara bergotong royong bersama warga yang berada di sekitar untuk membersihkan saluran air.

Dengan memastikan saluran air bersih dapat membuat saluran air lebih siap menampung curah air hujan yang meninggi sehingga tidak terjadi banjir.

Itulah tips yang dapat kalian lakukan untuk mencegah terjadi banjir jika berada di kawasan rawan banjir. Semoga semua orang dapat mengimplementasikan tips tersebut agar bencana banjir semakin minim terjadi di Indonesia.