Lima Tahap dari Transisi Hidup Manajemen Project

      Comments Off on Lima Tahap dari Transisi Hidup Manajemen Project

Pada mula project, jumlah rencana serta pekerjaan yang diperlukan cukup terlihat gemilang. Kemungkinan ada lusinan, atau juga beberapa ratus pekerjaan yang harus diakhiri di saat yang benar serta dalam barisan yang tepat.

Eksekutif project yang profesional tahu jika kerap kali lebih simpel buat tangani detil project serta ambil beberapa langkah dalam barisan yang pas sewaktu Anda merusak project jadi sejumlah tahap. Membagi usaha manajemen project Anda ke lima babak ini bisa menolong memberi susunan usaha Anda serta menyederhanakannya jadi sekelompok cara objektif serta bisa terkelola.

1. Inisiasi Project

Inisiasi yaitu sesi pertama perputaran hidup project. Disini nilai project serta kepantasan diukur. Manager project umumnya memanfaatkan dua alat penilaian buat putuskan apa dapat kejar project atau mungkin tidak:

Naskah Perkara Usaha – Document ini benarkan keperluan project, dan itu termasuk kemungkinan kemampuan kegunaan keuangan.
Study Kelaikan – Ini ialah penilaian arah, agenda waktu, serta ongkos project untuk tentukan apa project harus ditunaikan. Ini menyamakan syarat project dengan sumber daya yang siap buat memandang apa memburu project .
Club tinggalkan project yang diusulkan yang dikasih merk tidak beri keuntungan dan / atau mungkin tidak patut. Tapi, project yang lulus dua ujian ini bisa ditugaskan ke club project atau kantor project yang dipilih.

2. Rencana Project

Selesai project terima lampu hijau, dibutuhkan ide yang kompak untuk membimbing klub, dan melindungi mereka on-time dan sama budget. Ide project yang dicatat dengan bagus memberi tips untuk mendapat sumber daya, peroleh pembiayaan serta penyediaan beberapa bahan yang diperlukan. Gagasan project memberi instruksi team buat menciptakan output berkualitas, tangani resiko, membentuk akseptasi, mengomunikasikan fungsi terhadap penopang keperluan serta mengurus penyuplai.

Gagasan project pun mempersiapkan klub untuk kendala yang kemungkinan mereka jumpai waktu terjadinya project, dan menolong mereka mengerti ongkos, ruangan cakupan, serta rangka waktu project.

3. Eksekusi Project

Ini merupakan sesi yang kerap dipautkan dengan manajemen project. Eksekusi yaitu perihal membuat kiriman yang memberi kepuasan konsumen. Pimpinan club merealisasikan ini dengan membagikan sumber daya serta jaga anggota klub focus di pekerjaan yang ditugaskan pada mereka.

Eksekusi begitu tergantung pada sesi rencana. Pekerjaan dan usaha klub waktu tahap eksekusi berawal dari ide project.

4. Observasi serta Kontrol Project

Pengawasan dan kontrol kadang digabungkan dengan eksekusi sebab kerap berlangsung di saat yang berbarengan. Saat team melakukan gagasan project mereka, mereka mesti lagi memonitor perubahan mereka sendiri.

Untuk jamin pengantaran apa yang dijanjikan, team harus memonitor pekerjaan untuk menghambat creep area , hitung sinyal kapasitas penting dan mencari macam dari ongkos serta jam yang ditetapkan. Kesiagaan yang konsisten ini menolong mengontrol project terus berjalan mulus.

5. Penutupan Project

Team tutup project sewaktu mereka serahkan project yang udah usai terhadap konsumen, menyampaikan penuntasan terhadap beberapa penopang keperluan dan membebaskan sumber daya ke project lain. Cara penting dalam transisi hidup project ini memungkinnya klub untuk mempelajari serta mengabadikan project dan meneruskan yang selanjutnya, gunakan kekeliruan serta kesuksesan project awal kalinya untuk membentuk proses yang lebih kuat dan club yang lebih sukses.

Walaupun manajemen project barangkali nampaknya fantastis terkadang, merusaknya jadi lima perputaran yang berlainan ini bisa menolong club Anda mengatur sampai project yang sangat ruwet dan memanfaatkan waktu serta sumber daya dengan arif.

Pelajari lebih lanjut terkait menajemen proyek disini Successful Project Management.