Cara Tembus Jurnal Scopus

      Comments Off on Cara Tembus Jurnal Scopus

Setelah mengetahui dan memahami Scopus, kita akan langsung masuk ke topik yaitu bagaimana mendalami jurnal Scopus. Mungkin Anda sudah sering mendengar bahwa penerbitan di indeks atau jurnal Scopus itu sangat sulit. Jangan berkecil hati karena kami memiliki tips yang dapat Anda coba untuk melewati jurnal Scopus. Seperti apa diskusinya? Mari kita lihat di bawah ini.

 

1. Buat jurnal dengan minimal 20 referensi

 

Cara mengenal jurnal yang pertama adalah dengan menulis artikel ilmiah Anda menggunakan 20 referensi. Ini bukan tugas yang mudah bagi Anda. Namun pendekatan ini adalah langkah awal yang bisa Anda coba untuk memperkuat tulisan ilmiah Anda. Nah, tentunya beberapa referensi yang berkualitas bisa menjadi pertimbangan penting agar karya ilmiah Anda bisa diakui.

 

2. Tulis artikel bersama tim

 

Untuk bisa membuat riset yang kamu lakukan berkualitas tinggi, kamu pasti membutuhkan rekan satu tim. Dengan memiliki rekan tim yang solid dan berdedikasi tinggi, tujuan dari kerjasama ini tentunya untuk mempermudah penelitian dan mengurangi stress. Anda juga dapat bertukar pikiran untuk menyempurnakan artikel ilmiah yang Anda tulis. Anda juga bisa mengundang penulis lain yang sudah berpengalaman memublikasikan jurnal di Scopus, jika diinginkan. Tentu saja pendekatan ini bekerja sangat baik bagi editor jurnal yang mendapatkan hasil dari riset yang Anda lakukan.

Baca Juga : Jurnal Scopus Indonesia

3. Nilai plagiat maksimal 15%

 

Cara menyusup ke jurnal Scopus selanjutnya adalah dengan menghindari plagiarisme yang tidak dapat diterima dan dilarang keras oleh Scopus. Oleh karena itu, untuk mengecek keaslian karya tulis ilmiah yang Anda lakukan, kami sarankan untuk menggunakan software pengecekan plagiarisme yang tersedia di internet. Anda dapat menggunakan layanan ini secara gratis, beberapa layanan memerlukan pembayaran.

 

Perlu Anda ketahui bahwa nilai maksimal plagiarisme dari artikel yang Anda buat tidak boleh melebihi 15%. Saat ini, jurnal dengan skor tertinggi yang masuk Scopus mensyaratkan nilai plagiarisme jurnal ilmiah tidak melebihi 15%. Bahkan artikel dengan peringkat terendah di Scopus pun tidak boleh memiliki nilai plagiarisme lebih dari 20%.

 

4. Hindari memasukkan makalah ke Jurnal Predator

 

Cara menyusup ke jurnal Scopus selanjutnya adalah menghindari predator jurnal. Anda harus tahu bahwa jurnal predator adalah publikasi jurnal yang tidak diketahui asalnya dan Anda harus menghindari jurnal predator karena jika tidak, artikel Anda akan langsung ditolak oleh Scopus. Penjarah jurnal biasanya mengirim undangan ke pengguna lain untuk mengunduh makalah yang sedang mereka kerjakan. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat memeriksa petunjuk selanjutnya.

 

5. Berlatih lebih banyak

 

Ketika Anda menulis artikel dan ingin dipublikasikan di database internasional seperti Scopus, Anda tidak harus hanya menulis tentang sains atau teknologi terkini. Jika belum terbiasa, Anda tentu bisa berlatih menulis artikel ilmiah dengan membahas hal-hal yang sederhana dan relevan dengan bidang Anda. Menjadi jurnal yang terindeks Scopus merupakan suatu kebanggaan tersendiri dan pengalaman berharga bagi pengembangan karir Anda ke depan.

 

Nah ini adalah cara untuk menyusup ke jurnal scopus, kalian bisa mencoba, ingat walaupun tulisan kalian ditolak, teruslah berusaha, jangan menyerah. Oke lanjut ke materi selanjutnya tentang ciri-ciri jurnal predator yang harus dihindari.