Cara Mudah Mendaftarkan Sertifikat Halal: Berikut Rincian Biaya dan Prosedurnya

      Comments Off on Cara Mudah Mendaftarkan Sertifikat Halal: Berikut Rincian Biaya dan Prosedurnya

Cara Mudah Mendaftarkan Sertifikat Halal: Berikut Rincian Biaya dan Prosedurnya – Sertifikat halal yaitu agunan buat memberinya keputusan atas halalnya suatu produk yang diperjual-belikan atau tersebar di Indonesia.

Keharusan buat melaksanakan sertifikasi halal udah dirapikan dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 terkait Agunan Produk Halal (JPH).

Dalam peraturan itu diperjelas, produk yang mesti punya sertifikat halal mencakup:

– Makanan

– Minuman

– Obat

– Kosmetik

– Produk Kimiawi

– Produk Biologi

– Produk Percobaan Genetik

– Barang Gunaan yang difungsikan, dipakai, atau dipakai oleh penduduk

Lalu, berapakah cost, prasyarat serta trik mendapat sertifikat halal?

 

maklon kosmetik

Cari Pabrik Maklon Kosmetik dan Skincare Terbaik? Cek Disini

 

  1. Cost Sertifikasi Halal

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengendalikan cost sertifikasi produk halal di Tubuh Penyelenggaraan Agunan Produk Halal (BPJPH) sebesar Rp 300.000 hingga Rp lima juta.

Cost itu salah satunya ialah untuk sertifikasi halal proses reguler, ekstensi sertifikat halal, tambahan jenis atau macam produk, dan pendaftaran sertifikat halal luar negeri.

Tetapi, cost sertifikasi halal itu belum tergolong cost kontrol oleh Instansi Pemeriksa Halal.

Buat eksekutor upaya besar atau eksekutor upaya luar negeri, cost sertifikasi halal dapat dipakai 150 prosen makin tinggi dari harga batasan pelayanan.

Sementara buat eksekutor upaya micro serta kecil, atau UMK, harga pelayanan pengakuan halal, harga pelayanan ekstensi sertifikat halal, serta harga pelayanan tambahan jenis atau macam produk dikenakan harga Rp 0 atau digratiskan.

  1. Prasyarat Mendaftarkan Sertifikat Halal

Satu diantara BPJPH di Indonesia ialah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam halaman sah MUI dijelaskan kalau buat perusahaan yang pengin mendaftar sertifikasi halal ke LPPOM MUI mesti penuhi sejumlah syarat-syarat.

Berikut rinciannya:

  1. Kebijaksanaan Halal

Management Pucuk mesti memastikan Kebijaksanaan Halal serta mensosialisasikan kebijaksanaan halal pada semuanya penopang keperluan (stake holder) perusahaan.

  1. Klub Management Halal

Management Pucuk mesti memastikan Klub Management Halal yang termasuk semuanya sisi yang tersangkut dalam pekerjaan gawat dan punya pekerjaan, tanggungjawab serta kekuasaan yang pasti.

  1. Kursus serta Pendidikan

Perusahaan mesti miliki mekanisme terdaftar implementasi kursus.

Kursus intern mesti dilakukan sekurang-kurangnya 1 tahun sekali serta kursus external mesti dilakukan sekurang-kurangnya 2 tahun sekali.

 

Baca juga: Raphael Michael CEO Pabrik Maklon

 

  1. Bahan

Bahan yang dipakai dalam pengerjaan produk yang disertifikasi jangan berasal berbahan haram atau najis.

Perusahaan mesti miliki naskah partisan buat semuanya bahan yang dipakai, terkecuali bahan tak gawat atau bahan yang dibeli secara pengecer.

  1. Produk

Ciri-ciri/profile sensori produk jangan punya cenderung berbau atau rasa yang menuju pada produk haram atau yang udah ditetapkan haram berdasar pada fatwa MUI.

Brand/nama produk yang didaftarkan buat disertifikasi jangan memanfaatkan nama yang menuju di suatu yang diharamkan atau beribadah yang tak sesuai sama syariah Islam.

  1. Layanan Produksi

Sejumlah layanan produksi, baik industri pemrosesan, restaurant/katering/dapur ataupun rumah potong hewan mesti menanggung tak terdapatnya kontaminasi berbahan atau produk haram serta najis.

  1. Mekanisme Terdaftar Pekerjaan Gawat

Perusahaan mesti miliki mekanisme terdaftar tentang implementasi pekerjaan gawat, ialah pekerjaan di rantai produksi yang bisa mengubah posisi halalnya produk.

  1. Kapabilitas Susur (Traceability)

Perusahaan mesti miliki mekanisme terdaftar buat menanggung kapabilitas susur produk yang disertifikasi berasal berbahan yang penuhi syarat-syarat.

Syarat-syarat itu yaitu disepakati LPPOM MUI serta dibuat di layanan produksi yang penuhi syarat-syarat (bebas berbahan babi/ turunannya).

  1. Perlakuan Produk yang Tak Penuhi Syarat-syarat

Perusahaan mesti miliki mekanisme terdaftar buat mengatasi produk yang tak penuhi syarat-syarat, ialah tak dipasarkan ke pelanggan yang mempersyaratkan produk halal sekiranya terburu dipasarkan jadi mesti diambil.

  1. Audit Intern

Perusahaan mesti miliki mekanisme terdaftar audit intern implementasi SJH.

Audit intern dikerjakan paling tidak 6 bulan sekali serta dilakukan oleh auditor halal intern yang profesional serta independent.

Hasil audit intern diungkapkan ke LPPOM MUI berbentuk laporan periodik tiap-tiap 6 (enam) bulan sekali.

 

Baca juga: lobak putih

 

  1. Bahas Ulang Management

Management Pucuk atau wakilnya mesti melakukan bahas ulangi management sekurang-kurangnya 1 kali dalam sebuah tahun, dengan maksud buat menilainya efektivitas pengaplikasian SJH serta merangkum penyempurnaan berkesinambungan.

  1. Trik Mendapat Sertifikat Halal

Ada beberapa cara yang wajib dikerjakan oleh satu perusahaan buat memperoleh sertifikat halal.

Penting diperhatikan, sertifikat halal yang diraih berlaku waktu 2 (dua) tahun.