Apa Sebenarnya Dokter Spesialis Itu?

      Comments Off on Apa Sebenarnya Dokter Spesialis Itu?

Kebanyakan orang tidak menyadari gelar yang melekat pada pakaian dokter saat mereka lewat di sebuah rumah sakit. Karena kami membuka sekolah kedokteran, kami bingung ketika melihat jadwal dokter yang penuh dengan singkatan gelar di belakang nama mereka. Dokter spesialis adalah praktisi medis yang ahli dalam bidang tertentu. Mereka yang bekerja sebagai dokter ahli telah menyelesaikan 4 (empat) tahun pendidikan kedokteran, diikuti dengan pelatihan residensi dalam spesialisasi pilihan, yang biasanya berlangsung 3 sampai 7 tahun.

Program sarjana kedokteran biasanya memiliki beban studi total 144 sks (Sistem Kredit Semester), yang membutuhkan waktu 7 hingga 14 semester atau 3,5 hingga 7 tahun untuk menyelesaikannya. Hal ini tergantung pada kemampuan dan kedisiplinan siswa.

Namun, jika Anda disiplin, gigih, dan termotivasi, biasanya Anda bisa menyelesaikannya dalam 7 atau 8 semester, atau 3,5 hingga 4 tahun.

Bagaimana jika kita telah menyelesaikan pendidikan kita dengan berhasil menyelesaikan seluruh beban studi kumulatif selama 7 sampai 14 semester?

Jika kita berhasil menyelesaikannya, kita akan lulus dengan gelar Sarjana Kedokteran, juga dikenal sebagai S. Ked.

Dokter spesialis adalah dokter yang melanjutkan pendidikannya setelah menyelesaikan Sarjana Kedokteran (S. Ked.) dan memperoleh gelar profesi kedokteran (dr.), dan kemudian mengkhususkan diri pada bidang ilmu kedokteran tertentu, seperti dokter kandungan atau penyakit dalam. spesialis kedokteran.

 

Untuk menjadi dokter spesialis, seorang dokter harus menyelesaikan pendidikan profesi kedokteran pasca sarjana (spesialisasi) salah satunya seperti Dokter Spesialis Lampung.

Pendidikan dokter spesialis di Indonesia dikenal dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS, dan merupakan program pelatihan yang mempersiapkan seorang dokter umum untuk menjadi dokter spesialis tertentu.

Rata-rata lama pendidikan ini adalah 8 semester atau 4 tahun. Program ini baru dilaksanakan oleh beberapa fakultas kedokteran di perguruan tinggi negeri yang bekerjasama dengan rumah sakit pendidikan.

Warga adalah dokter umum yang melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis.

Apakah ada pendidikan lanjutan yang tersedia setelah seorang dokter memperoleh gelar spesialis? Solusinya masih tersedia!

Beberapa dokter spesialis melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai sub spesialis (Sp2) atau Konsultan (K). Gelar Konsultan (K) ini mengikuti gelar Spesialis (Sp).