5 Cara Merawat Bunga Kastuba Agar Tetap Merah

      Comments Off on 5 Cara Merawat Bunga Kastuba Agar Tetap Merah

Bunga castaba populer di kalangan pecinta tanaman hias. Warna daunnya yang merah berpadu dengan ukuran yang tidak terlalu besar sungguh cantik. Agar daunnya tetap indah, Anda perlu mengetahui cara merawat bunga castaba agar warnanya tetap merah.

 

Perlu Anda ketahui bahwa daun castaba masih bisa berubah warna menjadi hijau. Apalagi jika daunnya sudah menua dengan baik. Agar daun muda tetap subur, perhatikan langkah-langkah berikut:

 

Tentukan media tanam

Cara menanam bunga castaba yang baik dimulai dengan menentukan media tanam. Pilihan Anda untuk media tanam termasuk daun bambu kering atau bagian pakis.

 

Selain itu, Anda bisa memilih media tanam cangkang kerang. Campurkan media tanam dengan air dan pupuk dalam pot.

 

Potong ujung batangnya

Langkah penting selanjutnya adalah memangkas ujung batang bunga kastanye. Anda bisa melakukannya saat daunnya tidak terlalu lebat. Ditambah dengan munculnya batang baru, ada sekitar tiga atau empat cabang.

 

Gunakan gunting cabang untuk memotong beberapa ujung batang atas. Dengan memotong ujungnya, daun baru yang lembut akan tumbuh secara otomatis, sehingga castaba akan lebih rimbun dan tetap merah.

 

sediakan air secukupnya

Cara merawat bunga castaba membutuhkan air yang cukup, yang harus diberikan. Seperti bunga lainnya, jangan menyiram terlalu sedikit atau terlalu banyak. Siram secukupnya saja agar bunganya bisa tumbuh maksimal.

 

Konsentrasi air bilasan kurang lebih 100 cc per pot. Kuncinya adalah jangan biarkan air membanjiri pot karena dapat menyebabkan busuk akar.

 

Jika ada kelebihan air di lubang di dasar pot, Anda bisa membuangnya.

Saat cuaca hujan atau lembab, yang terbaik adalah tidak menyiram.

 

Menyuburkan

Tidak hanya air, cara merawat bunga castaba merah juga harus dipupuk secara rutin. Anda bisa memberikan pupuk berimbang, yaitu pupuk organik dan pupuk kimia.

 

Contohnya adalah pupuk NPK cair. Dosis yang diberikan adalah 1/3 sampai 1/2 sendok makan pupuk yang dicampur dengan satu liter air. Lakukan pemupukan secara rutin seminggu sekali.

 

Juga, aplikasikan pupuk organik setiap empat hari sekali agar daun tetap subur.

 

tanaman penutup

Langkah terakhir adalah menutup bunga selama 19 jam sehari. Bunganya ditutupi dengan plastik hitam dari atas ke bawah. Kemudian simpan bunga di tempat teduh, tanpa memaparkannya ke cahaya.

 

Setelah 19 jam, buka plastik dan keringkan bunga yang terbuka di bawah sinar matahari 50%.

 

Cara Merawat Bunga Castaba Menjaga agar tetap merah itu mudah bukan? Semoga dapat membantu anda dalam merawat tanaman hias di rumah.

 

Mitos Bunga Castaba sebagai Bunga Natal

 

Bunga Castuba dikenal sebagai bunga Natal. Daun merah yang indah dan unik. Banyak orang menyukai bunga ini karena bentuk dan warnanya yang indah, serta ada mitos yang dipercaya masyarakat tentang bunga castaba.

 

Tanaman itu sendiri adalah tanaman hias, dan daunnya tidak selamanya merah. Anda perlu memberikan perawatan terbaik agar daun kastuba tetap rimbun dan merah.

 

Jadi, apa yang membuat orang menyukai Castuba?

Baca Juga : how to pick a good pomegranate

Bunga Castuba membawa kekayaan

Kastuba sering digunakan sebagai hiasan dalam perayaan Natal. Warnanya yang indah seolah menambah keceriaan orang-orang di sekitarnya.

 

Konon orang percaya bahwa bunga castaba adalah tanaman yang membawa kekayaan dan keberuntungan. Tak heran jika banyak pecinta tanaman hias senang merawat tanaman castaba dan menyimpannya di teras atau rumahnya.

 

Mereka yang menanam tanaman ini melakukan yang terbaik untuk menjaga agar bunga kastanye tidak berubah warna. Caranya adalah dengan memberikan air yang cukup, pemupukan seminggu sekali, berikan banyak cahaya, dan rapikan ujung batang agar daun muda bisa tumbuh.

 

Tanaman ini tampaknya menjadi suatu keharusan untuk Natal. Selain itu, warna tanaman ini akan menyala di bulan Desember

 

Ternyata ada legenda bahwa orang percaya bahwa bunga castaba adalah bunga Natal dan pemain hoki.

 

legendanya sebagai bunga natal

Jauh sebelum kastanye dilihat sebagai bunga Natal, seorang anak kecil yang malang di Meksiko bingung untuk memberikan hadiah kepada Kristus.

 

Dia tidak punya uang, jadi dia pikir satu-satunya hadiah yang bisa dia bawa adalah tanaman di pinggir jalan.

 

Tidak menyadari tanaman hias yang dibawanya, anak kecil itu dengan tulus bermaksud mempersembahkannya kepada Kristus. Satu hal yang diingatnya bukanlah bentuk pemberiannya, melainkan ketulusan si pemberi.

 

Bocah laki-laki itu berjalan ke gereja dengan tanaman hias yang telah dia petik sebelumnya. Tiba-tiba, daunnya berubah menjadi merah cerah.

 

Tentu saja, ini mengejutkan jemaat lainnya. Jadi orang Kristen di Meksiko berpikir kastanye adalah bagian dari keajaiban Natal. Oleh karena itu, kehadiran bunga ini selalu hadir di setiap perayaan Natal.

 

Apakah Bunga Castaba Beracun?

Selain dikagumi karena keindahannya, tanaman ini juga dikenal sebagai daun racun. Namun, racun pada tanaman tidak dianggap serius.

 

Beberapa penyakit yang dapat terjadi jika terkena bunga castuba antara lain ruam, gatal-gatal, diare, iritasi mata, atau reaksi alergi pada orang yang alergi terhadap lateks.

 

Namun tidak hanya dianggap beracun, tanaman castaba juga sering digunakan sebagai oles, dalam dosis sedang.

 

Ini adalah mitos, legenda dan hal-hal yang perlu diketahui tentang tanaman castuba. Tak heran jika tanaman castaba digandrungi banyak pecinta tanaman hias.

 

Suka topik tanaman kunjungi www.marylandlawnandgarden.com